Monday, January 18, 2010

Menulis dengan jiwa

Memanglah perlu kita menjiwai apa yang kita tulis
bila dibaca, dapat dirasakan emosi yang membara dalam karya
Juga menulis dengan emosi ini akan dapat melegakan sedikit
...jiwa yang resah

Tapi tak semua tulisan dengan emosi dan jiwa ini
wajar kita publisitikan
tak semua perlu kita siarkan

tulis sesuka hati..
baca...
... dan kemudian fikirlah perlu disiarkan atau tidak

jikalau tidak, simpan sahaja di dalam peti

umpama jarum yang patah...




2 comments:

pendekar mata hati said...

saya stuju...but it depends to each person openness...^^

Anonymous said...

iya lo...(^^)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...